|
Edisi 11, Januari 2001 Dari Redaksi Memasuki tahun baru 2001, KSEI bertekad menjadikan pasar modal Indonesia menjadi lebih baik lagi. Salah satunya melalui upaya konversi efek yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2001 ini. KSEI juga berupaya menyelesaikan modul-modul baru C-BEST seperti corporate action dan interface definition untuk membuat penyelesaian transaksi lebih efektif. Pada FOKUSS Edisi kali ini, redaksi menyajikan informasi-informasi terbaru yang akan menambah wawasan bagi para pembaca. Simak artikel tentang modul terbaru corporate action yang memberikan kemudahan bagi pelaku pasar terutama emiten, dan artikel lainnya yang tidak kalah menarik. Selamat
membaca dan Selamat Tahun Baru 2001. |
![]() |
![]() |
MAKIN NYAMAN, LAYANAN ‘CORPORATE ACTION’ LEWAT C-BEST |
||
|
|
||
|
Lewat modul barunya, C-BEST akan melayani hak corporate action investor. Diharapkan, melalui sistem elektronik ini proses corporate action lebih efisien. |
||
|
Tak
salah ungkapan yang
menyebutkan semua aktifitas pelaku pasar menjadi lebih
mudah dengan scripless trading. Perdagangan tanpa warkat itu tak hanya memudahkan
proses penyelesaian transaksi efek, tetapi juga memberikan kemudahan bagi
emiten dalam melaksanakan corporate action. Selama ini ketika saham masih berwujud fisik, pendistribusian saham bonus, dividen atau hak corporate action lain dari emiten ke pemodal memakan waktu lama. |
Karena,
emiten harus mengumpulkan data nasabah dan menghitung jatah hak corporate action masing-masing pemegang saham secara manual.
Bayangkan, pengumuman penjatahan corporate action biasanya dikirim
melalui mesin faximile
oleh emiten atau Biro Administrasi Efek (BAE) ke masing-masing partisipan.
Lalu, dengan cara yang sama, setiap partisipan menginformasikan data
nasabahnya yang berhak mendapat jatah corporate
action tersebut kepada emiten yang bersangkutan. |
|
1 |
|
next page |